Awal 2026, Wali Kota Palangka Raya Tinjau Pasar Tradisional, Drainase Jadi Perhatian

PALANGKA RAYA – Mengawali tahun 2026, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, secara langsung melakukan inspeksi ke pasar tradisional di daerah setempat. Inspeksi tersebut dilakukan di Pasar Kahayan dan Pasar Besar, pada hari Senin (5/1/2026).
Didampingi oleh sejumlah Perangkat Daerah (PD) teknis, Wali Kota meninjau kondisi drainase, akses jalan, serta berdialog langsung dengan para pedagang untuk memperoleh pemahaman mengenai kondisi pasar dan kesejahteraan pelaku usaha.
Saat berada di Pasar Kahayan, Fairid menemukan adanya genangan air di sepanjang jalan pasar. Menurut penilaiannya, kondisi tersebut disebabkan oleh saluran drainase yang sempit sehingga tidak mampu menampung debit air, terutama saat hujan.
“Saya menyaksikan langsung adanya genangan air di Pasar Kahayan. Drainasenya memang sempit, sehingga aliran air tidak lancar. Hal ini tentunya menjadi perhatian kami,” ungkap Fairid.
Sementara itu, dalam kunjungannya ke Pasar Besar, Fairid menyempatkan diri berdialog dengan para pedagang. Ia menanyakan kondisi perekonomian, kenyamanan berjualan, serta mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan secara langsung.
Fairid menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur pasar, mulai dari drainase, jalan, hingga sarana pendukung lainnya, telah masuk dalam program prioritas Pemerintah Kota Palangka Raya melalui APBD 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Pasar merupakan salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat Kota Palangka Raya. Oleh karena itu, kami ingin memastikan pembangunan yang dilakukan benar-benar efektif dan efisien,” jelasnya.
Selain infrastruktur, Wali Kota juga menyoroti masalah kebersihan, khususnya di Pasar Besar. Ia menyebutkan bahwa kebersihan pasar masih perlu ditingkatkan agar memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.
“Tadi disampaikan bahwa biasanya pasar dibersihkan pada malam hari. Artinya, pemerintah dapat melakukan pembersihan mulai siang atau sore hari agar kondisi pasar selalu terjaga kebersihannya,” ungkapnya.
Melalui inspeksi langsung ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap perbaikan pasar tradisional dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan pedagang serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Post Comment